Wednesday, November 28, 2018

Awas, Menyesal Tidak Berangkat Aksi Bela Islam 212



-Abu Jihad-

Penyesalan selalu datang terlambat. Suatu saat ada tiga sahabat Nabi SAW, namanya Ka’ab bin Mâlik, Hilal bin Umayyah dan Murarah bin ar-Rabi’ Radhiyallahu anhum.

Saat perang tabuk datang, pasukan kaum muslimin diperintahkan oleh Nabi untuk bersiap berangkat. Tanpa kecuali. Sebab ini adalah perang melawan bangsa romawi, yang jaraknya sangat jauh, sementara musuh yang dihadapi jumlahnya banyak.

Tabuk bukanlah daerah yang dekat dengan ibukota Negara Islam yaitu Madinah, tapi butuh waktu perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan, apalagi cuaca waktu itu sangatlah panas.

Karenanya wajar jika orang-orang munafik sibuk mencari alasan untuk tidak berangkat pergi berperang. Sementara sahabat Nabi yang tiga ini memang tidak punya alasan.

Sepulang dari perang Tabuk, benar saja, orang-orang munafik menyampaikan alasan yang diada-adakan. Sementara 3 sahabat ini jujur apa adanya, tidak ikut berperang karena tidak ada uzur syar'i.

Nabi memang menunjukkan ketidaksukaannya, sampai-sampai Nabi memerintahkan untuk mengucilkan mereka (dilarang ngajak bicara, bertegur sapa, dilarang jawab salamnya). Bahkan Nabi memerintahkan pula untuk berpisah dengan istri-istri mereka, sampai tidak jelas batas waktunya.

Hingga akhirnya 50 hari kemudian turun wahyu untuk mereka (QS At-Taubah:117-119). Ketiganya menangis tak tahankan diri, demikian pula sahabat yang lain juga turut menangis sambil gembira, sebab ayatnya khusus diturunkan untuk menyelesaikan kasus mereka, tanda taubat mereka diterima.

Kini memang tidak ada perang Tabuk, tapi Wahyu Allah yang diturunkan pada kita, hukum-hukum Allah, dalam kondisi terlantar. Bahkan belum lama ini, di negri yang mayoritas penduduknya muslim ini, #BenderaIslam, #BenderaTauhid, yang menjadi simbol persatuan umat, yang pernah menyatukan umat Islam dari Maroko hingga Merauke, dilecehkan dengan cara dibakar.

Karenanya, membela #BenderaIslam, #BenderaTauhid, adalah bagian dari pembelaan kita terhadap Islam, terhadap agama kita.

Jangan sampai di akhirat kelak ketika ditanya di Mahkamah Allah, kita mencari-cari alasan sebagaimana orang munafik di masa Nabi. Dan sesungguhnya tidak ada gunanya mencari alasan di akhirat kelak.

Karenanya, kuatkan keyakinan, niatkan dengan ikhlas dalam membela agama Allah, siapkan bekal untuk berangkat pada #AksiBelaTauhid, #AksiBelaIslam, #Aksi212. Agar kita tidak menyesal, sebab penyesalan datangnya selalu terlambat.

"Barangsiapa menolong (agama) Allah, maka niscaya Allah akan menolong kalian dan meneguhkan kedudukan kalian" (TQS. Muhammad:7)

Wallahu a'lam.

#BenderaTauhidSatukanUmat
#BelaTauhid212
#212BersatuDibawahTauhid
#AksiBelaTauhid212


Fanpage di Facebook

Popular Posts

Search This Blog