Wednesday, May 8, 2019

Arab Tidak Bisa Dipisahkan Dari Islam



Oleh: Zakariya al-Bantany

Karena, Islam wahyu Allah ini diturunkan di Jazirah Arab kepada Nabi Muhammad Rasulullah ﷺ yang notabene beliau adalah orang Arab asli yang diutus untuk seluruh umat manusia dan untuk seluruh alam semesta.

Sumber hukum Islam yaitu al-Qur’an dan as-Sunnah pun berbahasa Arab.

Khazanah pemikiran Islam pun berbahasa Arab.

Umat Islam pun dalam beribadah khususnya shalat menggunakan bahasa Arab. Karena, bahasa Arab adalah bahasa Umat Islam apapun suku bangsa dan warna kulitnya.

Negara Khilafah Islam yang berkuasa lebih dari 13 abad lamanya sejak Rasulullah ﷺ mendirikan Daulah Islam pertama di Madinah hingga Khulafaur Rasyidin, Khilafah Bani Umayyah, Khilafah Bani Abbasiyah dan Khilafah Bani Utsmaniyah pun menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa resminya.

Para Wali Songo yang diutus oleh Khilafah Islam Utsmaniyah ke bumi Nusantara untuk Islamisasi dan mendirikan kesultanan-kesultanan Islam adalah kebanyakan mereka pun merupakan orang Arab.

Bahkan, hampir 40% kosakata bahasa Indonesia yang kita pakai dalam kehidupan sehari-sehari adalah banyak mengadopsi dari kosakata bahasa Arab.

Bahkan kelak di Surga pun kita menggunakan bahasa Arab.

Para pejuang kemerdekaan Indonesia pun kebanyakan mereka yang mempelopori di antaranya dari keturunan Arab dalam melawan kafir penjajah.

Jadi, melecehkan Arab sama saja melecehkan Islam dan juga melecehkan sejarah asal-usul jati diri kita sendiri.

Karena, Arab adalah bagian dari Islam dan kharisma Islam akan tampak dengan Arab khususnya bahasa Arab.

Karena itu, Arab tidak bisa dipisahkan dari Islam dan Islam pun tidak bisa dipisahkan dari Arab, laksana dua sisi mata uang yang tak terpisahkan.

Wallahu a'lam bish shawab. []


#RamadhanBulanPerjuangan
#RamadhanBulanJihad
#RamadhanBulanDakwah
#RamadhanBulanKhilafah
#ReturnTheKhilafah

Fanpage di Facebook

Popular Posts

Search This Blog