Friday, March 1, 2019

Puisi Kebangkitan



Oleh: Zakariya al-Bantany

Di saat ideologi jahiliyah iblis terlaknat kapitalisme dan komunisme dipuja
Di saat itulah ideologi Ilahi yaitu Islam yang paripurna dicampakkan dan dinista dengan hinanya
Oleh umat manusia yang telah lupa dengan hakikat jati dirinya.

Di saat itulah pengkhianat dan pembohong dipercaya
Di saat itulah penipu ulung dan penjahat kambuhan menjadi penguasa dan penjajah yang sangat jumawa
Di saat itulah seantero dunia
Dipenuhi kebatilan dan ketidakadilan yang kian merajalela.

Di saat itulah bermunculan para penguasa tiran durjana
Yang menebar kelaliman dan angkara murka
Di seluruh penjuru dunia
Hingga dunia pun penuh nestapa tiada kesudahannya yang tiada tara.

Di saat itulah keadilan dan kebenaran hanya sekedar menjadi dongeng belaka
Yang meninabobokkan rakyat jelata
Yang tak kuasa melawan sang penguasa tiran durjana yang sangat jumawa.

Dunia pun kian hari kian hitam pekat penuh gelap gulita
Menjadikan penduduk dunia pun semakin jahiliyahnya
Hingga kejahatan pun kian merajalela
Laksana suburnya cendawan yang tumbuh di musim penghujannya.

Di saat itulah penguasa tiran durjana
Semakin hari ia kian sangat jumawanya
Tiada hentinya tanpa ampun menindas rakyat jelata
Yang sudah tak berdaya nan terkulai lemahnya.

Rakyat dirampas hak-haknya dan diperbudak dengan penuh hinanya
Dan rakyat pun dibunuh tanpa ampun dengan sadisnya
Dengan kebijakan sesat nan bathil sang penguasa tiran durjana
Yang menjadi boneka iblis penjajah yang sangat jumawa nan kejamnya.

Ayat-ayat Allah pun kian hari terus dinista oleh penguasa dan umat manusia
Para kekasih Allah yang menyuarakan kebenaran ayat-ayat Allah pun dipersekusi dan dikriminalisasi penuh hina
Oleh sang penguasa tiran durjana
Demi menyenangkan hati tuan besarnya sang iblis penjajah yang culas nan sangat jumawa.

Di saat itulah rakyat jelata yang sudah terkulai lemahnya
Semakin sadar akan kesalahan sangat fatalnya
Yang telah mencampakkan ideologi Ilahinya
Di saat itulah rakyat jelata mulai kembali paham hakikat jati dirinya
Sebagai hamba Allah Sang Penguasa dunia dan Jagad raya.

Di saat itulah Allah Sang Penguasa Jagad raya meniupkan angin kebangkitan yang sebenarnya
Ke dalam dada sanubari para hamba-Nya yaitu rakyat jelata dan para kekasihnya
Di saat itulah puisi kebangkitan mulai menggema
Menghujam dan mengkristalisasi dalam benak tiap dada hamba-Nya.

Di saat itulah kebangkitan Sang Harimau Raksasa mulai tiba masanya
Di saat itulah Sang Harimau Raksasa pun mulai bangun dari tidur panjangnya
Dan mengaumkan dengan kerasnya puisi kebangkitan di seantero dunia
Hingga auman kerasnya pun menggema dan menggetarkan hati penduduk di seluruh pelosok dunia.

Auman kerasnya yang berisikan puisi kebangkitan pun menggetarkan jagad raya
Hingga bergetarlah penuh ketakutan hati sang penguasa tiran durjana
Hingga tuan besarnya pun sang iblis penjajah yang sangat jumawa
Tak kuasa membendung kebangkitan Sang Harimau Raksasa yang siap menerkamnya.

Sudah tiba saatnya Sang Harimau Raksasa
Turun gunung dengan membawa panji revolusinya
Bersegera menerkam, menggigit, mencabik-cabik dan menghancurkan kebatilan dan ketidakadilan penguasa tiran durjana
Sekaligus menumbangkan penguasa tiran durjana beserta tuan besarnya sang iblis penjajah yang terhina
Ke dalam tong sampah sejarah peradaban dunia.

Sudah tiba saatnya jua Sang Harimau Raksasa yang membawa panji revolusi segera membersihkan dunia
Dari najis-najis ideologi iblis kapitalisme dan komunisme yang merusak jiwa dan tubuh umat manusia.

Dan menggantikannya dengan kesucian ideologi Ilahi yaitu Islam yang paripurna
Hingga dunia dan jagad raya pun kembali dipenuhi dengan keadilan, rahmah dan berkah dari Allah Sang Penguasa dunia dan jagad raya
Hingga terwujud kembali Khairu Ummah bagi seluruh umat manusia
Dalam naungan panji revolusinya di seantero penjuru dunia. []

#JanganPilihPembohong
#HaramPilihPemimpinIngkarJanji
#HaramPilihPemimpinDzhalim
#HaramPilihPemimpinAntekAsingAseng
#2019GantiRezimGantiSistem
#2019TumbangkanDemokrasi
#2019TegakkanKhilafah
#ReturnTheKhilafah
#KhilafahTheRealSolution


Fanpage di Facebook

Popular Posts

Search This Blog