Wednesday, February 6, 2019

Mau Selamat, Tinggalkan Demokrasi



Oleh: Zakariya al-Bantany

Jika anda ingin selamat dunia dan akhirat maka jangan pernah anda percaya dan terpengaruh demokrasi.

Ketika kita sebagai Muslim meninggal dunia, maka jenazah kita diurus dengan cara Islam bukan dengan cara demokrasi.

Ketika di Yaumul Hisab kelak pun kita diadili oleh Allah dengan cara Islam bukan dengan cara demokrasi.

Demokrasi itu bukan Islam, dan Islam bukan demokrasi. Tidak ada hubungannya antara Islam dan demokrasi.

Agama kita itu Islam bukan demokrasi. Jadi mengapa kita membela demokrasi seperti membela Islam..?!

Apakah Rasulullah dahulu pernah mengadopsi, menerapkan, serta mengajarkan, dan mencontohkan demokrasi..?! Mana dalilnya..?!

Apakah demokrasi sanadnya sampai ke Rasulullah ..?! Bukankah demokrasi sanadnya sampai Plato filosof Yunani kuno yang pagan..?!

Bukahkah kita ini umat Islam adalah umatnya Nabi Muhammad Rasulullah bukan umatnya Plato..?!

Bukankah faktanya pun demokrasi tidak pernah berpihak kepada Islam dan tidak pernah berpihak kepada kita umat Islam..?!

Bukankah faktanya demokrasi hanya kian melemahkan Islam dan menghancurkan tubuh kita umat Islam..?!

Bukankah faktanya pun demokrasi tidak pernah membela Islam dan tidak pernah membela kita..?!

Apakah dengan kita membela demokrasi bisa mendatangkan pahala dan bisa menghantarkan kita ke surga..?!

Apakah demokrasi bisa memberikan syafaat dan bisa menyelamatkan kita dari pengadilan Allah di Yaumul Hisab kelak..?!

Apakah demokrasi bisa menyelamatkan kita dari balak bencana di dunia dan dari azab Allah dan serta dari siksa api nerakanya Allah yang kekal abadi..?!

Mikir..?!

Masihkah percaya demokrasi..?!

Demokrasi adalah sistem kufur. Haram mengambil, mengadopsi, menerapkan dan menyebarluaskan demokrasi.

Demokrasi adalah berhala gaya baru di zaman now yaitu zaman jahiliyah modern. Demokrasi adalah jalan keburukan dan jalan kekufuran serta hanya menjadi jalan tol menuju ke neraka.

Allah SWT berfirman:

أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ ۚ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ

"Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?." (QS. Al-Maidah: 50)

Dan Allah SWT pun berfirman:

وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ

“Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” (QS. Al-Maidah: 44)

وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

"Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim." (QS. Al-Maidah: 45)

وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

"Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik." (QS. Al-Maidah: 47)

أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ ۚ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ.

"Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin." (QS. Al-Maidah: 50)

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ ۗ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُبِينًا

"Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata." (QS. Al-Ahzab: 36)

Jadi jika mau selamat dunia akhirat, maka segeralah tinggalkanlah demokrasi.

Dan bersegeralah hijrah ke dalam sistem Islam secara kaffah dalam bingkai Khilafah.

Allah SWT berfirman:

وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa." (QS. Ali Imran: 133)

Wallahu a'lam bish shawab. []

#HaramPilihPemimpinPembohong
#HaramPilihPemimpinIngkarJanji
#HaramPilihPemimpinAntekAsingAseng
#2019GantiRezimGantiSistem
#2019TumbangkanDemokrasi
#2019TegakkanKhilafah
#2019UdahKhilafahAja

Fanpage di Facebook

Popular Posts

Search This Blog