Tuesday, February 5, 2019

Istimewa Itu Menolong Agama Allah



Oleh: Zakariya al-Bantany

Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

"Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian menolong agama Allah maka Allah akan menolong kalian dan meneguhkan kedudukan kalian." (QS. Muhammad: 07)

Sesuatu yang paling istimewa di dalam hidup kita saat ini, yakni manakala kita sebagai seorang hamba Allah -atas dorongan akidah Islam- sangat serius dengan struggle-nya membela dan memperjuangkan atau menolong Islam yang merupakan agama Allah ini agar tegak kembali secara kaffah di bumi Allah ini.

Manakala Islam benar-benar tegak kembali secara kaffah dalam segala aspek kehidupan kita maka sebuah keniscayaan seluruh penjuru bumi ini akan diselimuti rahmah dan berkah Allah SWT.

Allah SWT berfirman:

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya." (QS. Al-A'raf: 96)

Menolong agama Allah ada banyak macam caranya seperti menuntut ilmu, menjalankan segala amal shalih ibadah mahdhah, dakwah, infaq dan jihad fi sabilillah, dan lain-lain. Barangsiapa yang menolong agama Allah niscaya Allah akan menolong dirinya, tidak hanya perkara akhirat yang Allah tolong, namun juga perkara dunia baik masalah jodoh, rezeki, materi, keluarga maupun pekerjaan ataupun berbagai macam persoalan kehidupan yang mendera kita.

Saudaraku, tahukah anda sebaik-baik menolong agama Allah yang istimewa saat ini adalah turut mendukung dan membela, serta turut pula bergabung dan berjuang bersama dalam barisan dakwah menegakkan kembali Syariah dan Khilafah yang telah dijanjikan oleh Allah SWT (baca: QS.an-Nuur: 55) dan yang telah dinubuwwahkan oleh Rasul-Nya.

Rasulullah ﷺ bersabda:

 ...ثم تكون خلافة علي منهاج النبوة...

"...Kemudian akan kembali datang Khilafah 'alaa Minhaaj an-Nubuwwah (Khilafah yang mengikuti metode Kenabian atau Khilafah Rasyidah)..."
(HR. Ahmad)

Karena, dengan tegaknya kembali Khilafah Islam, maka niscaya kehidupan Islam akan berlanjut kembali dan hukum-hukum Allah akan bisa diterapkan secara kaffah dalam segala aspek kehidupan, dan Islam akan kembali bisa disebarluaskan ke segala penjuru dunia dengan dakwah dan jihad. Sebab, Khilafah adalah mahkota kewajiban dan Sunnah Rasulullah yang agung.

Dengan tegaknya kembali Khilafah mahkota kewajiban dan Sunnah Rasulullah ﷺ yang agung tersebut, maka sebuah keniscayaan pula Islam pun akan benar-benar kembali menjadi rahmatan lil 'alamin, dan umat Islam pun akan kembali menjadi khairu ummah (umat yang terbaik) yang menebar rahmah dan berkah bagi dunia dan alam semesta.

Ketahuilah saudaraku, tegaknya Syariah dan Khilafah adalah puncak keimanan atau puncak tauhid dan puncak ketakwaan kita serta puncak kemuliaan kita sebagai hamba Allah dan sebagai umat Islam yang satu.

Dan tegaknya Khilafah Rasyidah yang sangat kita rindukan ini adalah puncak keagungan dan kemuliaan serta kejayaan Islam agama kita, dan puncak peradaban agung kita yakni peradaban Islam yang penuh rahmah dan penuh berkah yang penuh kegemilangan.

Tentunya dengan tegaknya kembali Syariah dan Khilafah di muka bumi ini akan pula mendatangkan pahala investasi yang sangat besar bagi para pejuangnya, dan pahala investasi itu pun akan terus mengalir tiada kesudahan sekalipun pejuangnya sudah tiada di dunia.

Dari Jarir bin Abdillah radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda:

مَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً حَسَنَةً، فَعُمِلَ بِهَا بَعْدَهُ، كُتِبَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ مَنْ عَمِلَ بِهَا، وَلَا يَنْقُصُ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْءٌ، وَمَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً سَيِّئَةً، فَعُمِلَ بِهَا بَعْدَهُ، كُتِبَ عَلَيْهِ مِثْلُ وِزْرِ مَنْ عَمِلَ بِهَا، وَلَا يَنْقُصُ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْءٌ

“Siapa yang menghidupkan Sunnah yang baik dalam Islam, kemudian diikuti oleh orang lain setelahnya maka dicatat untuknya mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Siapa yang menghidupkan tradisi yang jelek di tengah kaum muslimin, kemudian diikuti oleh orang lain setelahnya, maka dia mendapatkan dosa sebagaimana dosa orang yang melakukannya tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun.” (HR. Muslim 2398, Ahmad 19674, dan yang lainnya)

Karena itu, sambutlah seruan Allah dan Rasul-Nya tersebut dengan bersungguh-sungguh penuh ikhlas tulus karena Allah SWT semata dalam berjuang bersama seluruh umat Islam sedunia demi menolong agama Allah dan meninggikan kalimat Allah yang agung dengan segera menegakkan kembali Khilafah Rasyidah Islamiyah sang mahkota kewajiban Islam dan Sunnah Rasulullah ﷺ yang agung tersebut.

Allah SWT berfirman:

وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya." (QS. Al-Hasyir: 07)

إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَنْ يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

"Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan, "Kami mendengar, dan kami patuh." Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung." (QS. An-Nuur: 51)

Wallahu a'lam bish shawab. []

#2019HaramPilihPemimpinIngkarJanji
#2019HaramPilihPemimpinDzalim
#2019HaramPilihPemimpinAntiIslam
#2019GantiRezimGantiSistem
#2019TumbangkanDemokrasi
#2019TegakkanKhilafah
#KhilafahAjaranIslam
#ReturnTheKhilafah
#KhilafahAdalahSolusi

Fanpage di Facebook

Popular Posts

Search This Blog