Wednesday, November 28, 2018

"Cinta Islam? Datang Aksi 212"


-Abu Jihad-

Kita baru saja memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, beliau sebenarnya manusia biasa seperti kita. Hanya saja beliau diberi wahyu;
"Katakanlah (Muhammad): aku ini manusia biasa seperti kalian, (hanya saja) aku diberi wahyu" (TQS Al Kahfi:18).

Inilah keistimewaan beliau. Dengan wahyu, Islam yang beliau bawa, maka peradaban jahiliyah berubah total jadi peradaban Islami dalam waktu sekitar 13 tahun.

Inilah fakta yang sulit dipungkiri oleh kita sebagai manusia secara umum. Karenanya Michael H. Hart pernah menobatkan blio sebagai manusia yang paling berpengaruh sepanjang jaman pada urutan nomer wahid.

Keberhasilan Rosulullah terletak pada penerapan Islam secara totalitas dalam seluruh aspek kehidupan termasuk negara. Tanpa itu, maka Islam hanya akan menjadi agama ritual sebagaimana Yahudi dan Nasrani.

Kita bisa saksikan hari ini. Kaum Muslim di seluruh negri-negri Muslim hanya berhenti pada prektek ibadah ritual.

Siapa yang menerapkan Hukum Allah? Siapa yang menerapkan Ekonomi Islam? Siapa yang menerapkan Politik Islam? Siapa yang mendakwahi penguasa negara-negara kafir? Siapa yang memobilisasi jihad? Siapa yang melenyapkan riba? Tidak ada sama sekali.

Apakah hanya sholat, zakat, haji yang wajib? Tidak, menerapkan semua di atas juga wajib. Tinggal satu yang menghalangi kita untuk menerapkannya, kekuasaan, negara.

Karenanya umat Islam wajib memperjuangkan tegaknya Negara yang akan menerapkan seluruh syariat Allah tanpa kecuali, tanpa pilah pilih. Negara itu adalah Negara Khilafah sebagaimana yang diwariskan Nabi Muhammad SAW kepada kita.

Untuk menuju ke sana butuh kesadaran umat yang masif. Kesadaran umat akan mudah masif saat opini digaungkan secara nasional (masif pula).

Aksi 212 adalah bagian dari penyadaran umat akan pentingnya mengembalikan kesadaran umat akan kewajiban kita memiliki kekuasaan, memiliki negara kembali yang diatur hanya dengan Islam.

Bendera Tauhid adalah simbol dari kesatuan umat, simbol dari kesadaran umat, bahwa Tidak ada sesembahan yang patut kita sembah kecuali hanya Allah semata.

Tidak ada kepasrahan total dalam dalam beribadah, dalam berekonomi, dalam berpolitik, dalam bernegara, kecuali kepasrahan itu kita persembahkan hanya kepada Allah semata, seraya tunduk dan patuh, serta hanya mencontoh suri tauladan kita dalam kepasrahan kepada Allah dengan cara menerapkan syariah Islam secara totalitas.

"Dan tidaklah patut bagi laki-laki mukmin dan perempuan mukminat, apabila Allah dan Rosulnya sudah menetapkan sesuatu ketetapan, maka akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka" (TQS Al Ahzab:36).

Semoga kedatangan kita dalam Aksi 212 nanti menjadi salah satu bukti kecintaan kita kepada Allah dan Rosul-Nya.

"Katakanlah [Muhammad]: jika kalian mencintai Allah, maka ikutilah aku (Muhammad)" (TQS. Ali Imran: 31).

#BenderaTauhidSatukanUmat
#BelaTauhid212
#212BersatuDibawahTauhid
#AksiBelaTauhid212

Fanpage di Facebook

Popular Posts

Search This Blog